Kunci sukses dunia akhirat

Assalamualaikum Wr. Wb. akhi / ukhti fillah…
Ana ikut nimbrung di forum ini boleh y. Disini ana mo brbagi ilmu tentang kunci kebahagian dunia akhirat. Antum boleh baca asal setelah baca langsung diamalin y, ana biar gak rugi bayarin warnet.

Saudaraku..
Beberapa hari lagi roda ekonomi akan berputar kembali, yang sekolah akan kembali sekolah, yang merantau akan kembali merantau, yang bekerja akan kembali bekerja ke kantor / sawahnya. Sehingga mau gak mau, gelem gak gelem, berbagai masalah hidup siap menanti kita, berbagai problem hidup siap menunggu kita. Hutang yang menumpuk, susah cari jodoh, rejeki yang seret, susah nyari pekerjaan, sakit yang gak sembuh2, anak yg mbeling yg nakal, dan berbagai masalah yang siap menunggu kita setelah ramdhan.

Bang..
Terkadang kita dalam menghadapi masalah cenderung mengandalkan logika otak. Kadang kita sibuk mencari penyebab masalah hidup apa saja hanya dari segi keduniaan. Padahal di sana ada faktor lain yang sangat-sangat penting yang menentukan keberhasilan / kesuksesan sseorang di dunia dan akhirat. Faktor itu adalah faktor ukhrawi. Orang sering lupa, penyebab masalah itu kebanyakan faktor ukhrawi.

Selama kita menjalani hidup di dunia ini mau tidak mau pasti akan menghadapi yang namanya masalah. Ada 3 resep kebahagiaan kalau kita ingin sukses ingin berhasil hidup di dunia hidup di akhirat. InsyaAlloh kalau kita mau mengamalkan 3 kunci kebahagiaan ini insyaAlloh hidup kita akan sukses.

Kunci sukses pertama adalah hablumminalloh, menjaga hubungan yang baik dg Alloh.

Akhi / ukhti..
Sesulit apapun masalah yang kita hadapi, sesulit apapun masalah problem hidup yang menimpa kita, jangan sekali-kali lari dari Alloh!! Jangan sekali-kali jauh dari Alloh!!
Alloh SWT sudah mewanti-wanti:
Waman a’radha ‘an dzikri fa inna lahuu ma’iisyatan dhankan”
Artinya:”Barangsiapa jauh dari Aku, lari dari Aku, maka pedih wong kui Takjamin bakal urip sengsara, urip sing kangelan serba ksusahan.”

Terus bagaimana cara kita menjalin hubungan yang baik dengan Alloh? Yang pertama yang utama yang wajib dulu kita laksanakan. Shalat, zakat, haji, puasa ramadlan adalah beberapa cara menjaga hubungan baik dengan Alloh, disamping amalan-amalan sunah lain (qiyamul lail, baca quran tadabburi artinya, sedekah, shalat dhuha, menjaga wudhu, puasa senin-kamis, puasa daud, istighfar setiap saat ).

Saudaraku..
Seberat apapun masalah yang kita hadapi, kalau kita masih memiliki Alloh, yakin kekuatan Alloh La haula wa la quwwata illa billah, Allohuakbar, Allohusshomad, Alloh tempat mengadu, Alloh tempat curhat, Alloh tempat menyandarkan masalah, insyaAlloh masalah yang kita hadapi akan terasa enteng dan ringan.

Dalam alquran kita diingatkan, Wasta’iinuu bi shobri wa shalaat (hadapilah masalah dengan sabar, ketenangan pikiran, hati yang bening dan sholat) wa innaha lakabiiratun illaa ‘alal khosyi’iin (memang sabar dan sholat ketika ada masalah itu susah, berat, kecuali bagi orang yang ditundukkan hatinya oleh Alloh).
Terkadang seseorang ketika ditimpa masalah yang sulit dia marah-marah pd anaknya istrinya, bahkan na’udhubillah dia marah pada Alloh, dia menyalahkan nasib pada Alloh.

Kunci sukses kedua adalah berbuat baik kepada ibu bpk, mami papi, pak mbok.


Adik2 ku.. Mas2 ku..
Ketika Alloh menyuruh kita beribadah kepadaNya, Dia langsung memerintahkan kita berbuat baik kepada papi mami, abi ummi, bapak ibu, pak mbok (wa laa tusyrikuu bihi syaiaa wa bil waalidaini ikhsanaa). Itu menandakan begitu besar pahalanya, manfaatnya, wong sing gelem ngopeni bapak ibuk e, pak mbok e.

Makanya Adik2 ku.. Mas2 ku..
Kalau kalian ingin ingin berhasil sekolahnya, kalau ingin tentram rumah tangganya, rejeki yang melimpah ruah barokah. Selain beribadah kepada Alloh, punya skill dan kemauan, jangan sekali-kali menyakiti hati orang tua!! Jangan sekali-kali nglarakne ati pak mbok!! Ridho murka Alloh tergantung ridho dan murka orang tuamu. Marilah sebelum kita nglencer kemana-mana, silaturahim kemana-mana, jangan sungkan-sungkan jangan malu-malu kita sungkem ke ayah ibu kita. Minta maaflah atas segala tingkah laku selama ini yang telah banyak nglarakne atine.

Lantas bagaimana kalau orang tua kita sudah meninggal? Doakan mereka, minta ampunkan mereka (rabbighfirli wa liwalidayya warhamhuma kama rabbayanii shaghiiraa/ ya alloh ampuni aku, orang tuaku, kasihanilah mereka sebagaimana mereka mengasihiku waktu kecilku), laksanakan wasiatnya, muliakan teman-teman ayah ibu, knjungilah saudara ayah ibu. Begitulah rasul mengajarkan kita.

Kunci sukses ketiga adalah menjaga hubungan baik dengan sesama / tetangga.

Akhi / ukhti..
Pernahkah kita menyakiti hati orang lain? Waspadalah, hati-hatilah terhadap doanya orang yang kau sakiti / dholimi/ pisui, karena doa mereka tidak ada aling-aling / pnghalang antara dia dengan Alloh, langsung tembus ke langit, langsung didengar oleh Alloh. Meskipun dia seorang kafir skalipun! Masyaalloh.

Bagaimana kalau kita punya salah ke orang lain tetapi kita gak tau dimana alamtnya? (misal: no hpnya hilang). Kita sudah diajarkan untuk berdoa kepada orang yg telah kita dholimi :
Robbighfirli wa liwalidayya wa li ashkhabi khuquuqi wajiibati ‘alayya
Artinya:”Ya alloh ampunilah dosaku, dosa orang tuaku, dan dosa orang yang telah taklarani / takaniaya atine.”

Hidup rukun tentram damai dengan istri, suami, anak-anak, tetangga, masyarakat itu indah. Lantas penyakit hati apa saja yang membuat kita tidak bisa rukun dengan sesama? Diantaranya adalah penyakit iri, iri dengan nikmat yang diberikan Alloh kepada saudara kita (iri dg rejekinya, ilmunya, ibadahnya, dll).

Penyakit lainnya adalah kita merasa ‘paling’ (paling bener, pinter, suci, takwa, pandai). Padahal dalam surat an najm 32 Alloh telah memperingatkan:
Falaa tuzakkuu anfusakum huwa a’lamu bi manittaqaa”
Artinya: “Hei manusia! Jangan kamu merasa paling alim, paling suci, paling takwa. Karena Allohlah yang lebih tau siapa diri kamu sebenarnya!! ”
Astghfrullahaladziim ampuni kami Ya alloh..

Saudaraku..
Alloh lebih tau lebih paham dengan amal kita, lebih paham gerak-gerik hati kita. Marilah saling memaafkan. Mumpung kita masih diberi kesempatan kunjungilah saudaramu, temanmu, tetanggamu. Jangan ada istilah aku gak bakal mancik / menyentuh mahmu, itu bisikan setan. Setan sukanya manas-manasi atine wong. Kita manusia biasa juga punya salah punya dosa punya kelemahan.

Tiap hari senin dan kamis semua amal disetorkan ke Alloh, kecuali amalnya 2 orang yang saling bertengkar, diem2 an, benci2 an. Allohpun berkata ke malaikat, ” Hei malaikat! jangan kamu setorkan amalnya kepada Saya, tunggunen sampai 2 orang itu mau akur, damai, gelem aruh-aruh / bertegur sapa.”

Tidak halal bagi orang mukmin itu saling bertengkar, meneng-menenganan, satru-satrunann, diem-dieman lebih dari 3 hari. Ketika mereka bertemu tidak mau aruh2 / mmbuang muka / menyapa/ mmberi salam. Dan orang yang terbaik diantara 2 orang yang bertengkar adalah orang yang pertama kali mmberi salam. Minta maaf duluan tidak menandakan bahwa harga diri kita rendah, tetapi itu lebih mulia di sisi Alloh, itu lebih dicintai Rasululloh.

Teman-temanku..
InsyaAlloh dengan kita menjalin hubungan yang baik dengan Alloh, menjaga hubungan yang baik dengan orang tua, menjaga hubungan yang baik dengan tetangga, kok kita teteep aja ada masalah. Alhamdulillah itu berarti iman kita telah suci, Alloh kepengen nguji iman kita.

Dhuribat alaihimudhillatu ainama tsuqifuu illa bi hablimminalloh wa hablimminaas, wa baauu bighodhobin minallah wa dhuribat alaihimul maskanah
(ali imran 112)
Artinya: ” Dimanapun manusia pergi dia akan selalu dihinakan disengsarakan hidupnya di dunia, kecuali dia mau benar-benar menjaga hubungan yang baik dengan Alloh, menjaga hubungan yang baik dengan sesama manusia.”

Akhirnya saya mengucapkan minal aidziin wal faa idzziin taqabbalallau minnaa wa taqabbal yaa kariim. Selamat jalan Saudaraku, selamat menjalani hidup baru setelah ramadhan. Semoga Alloh selalu memberi kemudahan dalam tiap urusan dan ksulitan yang kita hadapi nanti.
Amiin ya rabbal ‘alamiin…

2 responses

9 11 2011
HAMID

Pak, saya mau brtnya, mngapa ktika saya hendak bangkit dri kegagalan selalu anget anget tai ayam…!!!

sblmnya saya ucpkan trima kasih bnyak pak.

22 11 2011
umam3

Terima kasih sebelumnya ….
Begini pk kalau masalah taubat itu yang ngerti cuma diri kita sendiri, apakah ada niatan untuk merubah diri kita atau cuma pedas2 sambel (tobat sambel), yang penting mulai sejak dini adakan perubahan yang positif dari yang kemarin, maka Allah akan membantu kita, INSYAALLAH ….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: